LiteraSari: Tresna, bukan Tresno!

Admin Desa 15 September 2018 02:14:39 WIB

"Apa sliramu tresna marang aku, Ndhuk?"
...


Sedikit menyoroti penulisan kata dalam bahasa Jawa di media sosial, khusus bagi mereka yang Jawa tulen. Heran memang. Padahal semasa di bangku sekolah mereka telah diajarkan muatan lokal.

Sebagai contoh, penulisan kata tanya "apa" (dalam bahasa Indonesia) banyak yang menulis dengan penulisan "opo". Seharusnya tetap ditulis "apa", hanya pengucapannya saja yang berbeda.

Ada lagi kata yang seharusnya ditulis "tresna", tapi tak sedikit yang menulis "tresno". Iya, itu artinya "cinta".

Hal ini sedikit dimaklumi karena "tresna" memang diciptakan bukan untuk sekadar ditulis. Bahkan sejatinya memang tidak bisa ditulis. Tresna itu adalah perlakuan, perwujudan suatu pembuktian yang terproyeksi dari perpaduan cipta, rasa, dan karsa. (Hadisetya, C., 2018)

Komentar atas LiteraSari: Tresna, bukan Tresno!

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Produk Warga

Transparansi APBDes 2018

Profil Desa Wukirsari

Lokasi Wukirsari

tampilkan dalam peta lebih besar