Berusia 74, Wukirsari tetap Berdikari

Pelayanan 14 Juli 2022 08:13:22 WIB

Berdiri 74 tahun sudah Kalurahan Wukirsari, namun tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap berdikari untuk negeri. Di usianya kali ini, Kalurahan Wukirsari menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-74 Kalurahan Wukirsari dengan mengusung tema “Manunggaling Rasa Handarbeni Wukirsari”. Tema kali ini memiliki makna dan filosofi yang dalam, yakni bersama-sama menyatukan segala rasa dalam memiliki Kalurahan Wukirsari. Tak kalah menarik, logo yang dirangkai oleh desain grafis dan Tim Media Wukirsari pun juga mempunyai makna yang mendalam. Angka 74 menunjukkan usia Kalurahan Wukirsari yang berdiri sejak 1948; pita berwarna merah putih memiliki makna Wukirsari berjiwa nasionalisme dan Wukirsari merupakan bagian dari Bangsa Indonesia; warna emas melambangkan kejayaan, warna perak melambangkan ketegasan; 4 biji dalam satu batang padi menggambarkan Wukirsari berasal dari 4 kalurahan lama; 16 helai daun dalam satu batang padi menggambarkan Wukirsari saat ini memiliki 16 padukuhan; canting, kain, dan gunungan menggambarkan budaya, kekayaan, dan kearifan lokal yang dimiliki Kalurahan Wukirsari sejak dahulu kala dan masih akan selalu dilestarikan keberadaannya.

Adapun serangkaian acara yang dilaksanakan dalam memperingati Hari Jadi ke-74 Kalurahan Wukirsari ini, yakni agenda pertama adalah Lomba Video Profil Potensi Padukukan yang sudah dimulai sejak bulan april 2022 sampai di puncak pengumuman pada 17 Juni 2022, dan dimenangkan oleh Padukuhan Karangtalun, Cengkehan, dan Manggung.
Selanjutnya, senam massal yang diadakan pada awal Juni 2022. Senam massal yang diikuti seluruh warga Kalurahan Wukirsari ini berlangsung meriah. Berbagai doorprize disediakan oleh panitia untuk peserta senam. Pada minggu berikutnya, Gowes Sepeda Santai dan Donor Darah bersama PMI Bantul. Untuk rute gowes kali ini melewati 16 padukuhan di Kalurahan Wukirsari. Dalam perjalanan, peserta disuguhi hijaunya sawah dan pegunungan kekayaan Wukirsari serta berbagai obyek wisata baru di Kalurahan Wukirsari.
Selanjutnya, ada kegiatan Lomba Siskamling per-padukuhan. Lomba kali ini berlangsung selama 4 malam dan dilaksanakan di Kantor Kalurahan Wukirsari setelah Isya’. Malam selanjutnya tepatnya tanggal 16 Juni 2022 sesuai tanggal lahir Wukirsari diadakan kegiatan doa bersama dan pengajian. Doa bersama kali ini dipimpin oleh KH. Ahmad Zabidi Marzuki LC dari Pondok Pesantren Ar-Romly Giriloyo. Tak lupa, pemotongan tumpeng juga dilakukan sebagai tanda bahwa 74 tahun sudah Kalurahan Wukirsari berdiri untuk negeri dan tanda mensyukuri Wukirsari yang sudah genap berusia 74 tahun.

Hari berikutnya, pembukaan Wukirsari Expo. Dalam expo kali ini terdapat 16 stand dari 16 padukuhan dan beberapa stand tambahan dari lembaga kalurahan dan sponsor kegiatan. Berbagai kegiatan dilakukan dalam Wukirsari Expo yang berlangsung tiga hari ini yakni, lomba mewarnai, workshop membatik, edukasi reptil, serta malam inagurasi bersama Es Teh Anget Akustik.
Selain itu, untuk mengenang jasa pemimpin Wukirsari yang telah berpulang terlebih dahulu, maka diadakan kegiatan ziarah pada sore hari ke Makam Singosaren, Seniman Giri Sapto, Nogosari, dan Pucung.

Sabtu malam (18/6), Pagelaran Wayang kulit yang didalangi oleh Ki Fahry Al Daffa berlangsung meriah. Lakon pada pagelaran kali ini yaitu “Tumuruning Wahyu Katentreman”. Acara dimulai setelah Isya’ dengan diawali pengumuman pemenang Lomba Siskamling.
Acara puncak, pada siang hingga sore hari, Ahad 19 Juni 2022 dilaksanakan kegiatan Kirab Budaya. Kirab Budaya start dari Lapangan Demi dengan finish di Kalurahan Wukirsari. Kirab ini diikuti oleh 4 Kalurahan Lama (Singosaren, Pucung, Giriloyo, Pajimatan) dengan 4 gunungan hasil bumi Kalurahan Wukirsari. Setiap padukuhan juga mengikuti kirab budaya ini. Sebelum sampai ke finish, terdapat prosesi Penyerahan Tombak Kyai Wukirsari di Pertigaan Singosaren oleh Lurah Lama ke Lurah yang sekarang masih aktif.
Hujan turun tak menyurutkan semangat setiap bregada untuk tetap menuju finish.
Serangkaian acara Hari Jadi ke-74 Kalurahan Wukirsari yang dikemas secara apik oleh panitia dan Pemerintah Kalurahan Wukirsari serta didukung partisipasi aktif dari seluruh warga Kalurahan Wukirsari membuatnya terasa bermakna dan menambah cerita dari perjalanan sejarah Kalurahan Wukirsari.

(N.Tria Wijaya & D.E. Oktamara)

Komentar atas Berusia 74, Wukirsari tetap Berdikari

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Transparansi APBKal 2022

Profil Desa Wukirsari

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License