Magister Manajemen Bencana UGM Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Pemetaan Kebencanaan di Wukirsari

Administrator 04 November 2020 14:28:45 WIB

Selasa (3/11/2020) pukul 20.00 WIB, Kompleks Balai Desa Wukirsari terlihat ada lalu lalang dan riuh obrolan ringan dari para Relawan Online Wukirsari dan KSB (Kampung Siaga Bencana) Bima Sakti Wukirsari. Ya, tengah dilangsungkan Pelatihan Peliputan/Jurnalistik dan Pemetaan tentang Kebencanaan di Desa Wukirsari dari Mahasiswa Magister Manajemen Bencana UGM Yogyakarta yang sedang mengadakan Kegiatan Pengabdian Masyarakat melalui pelatihan-pelatihan. Selain dari Relawan Online Wukirsari dan KSB Bima Sakti Wukirsari, kegiatan ini juga turut dihadiri Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial DIY yakni Bapak Sigit Alfianto, S.E., M.M. dan Lurah Desa Wukirsari, Bapak Susilo Hapsoro, S.E. serta Bapak Fery Satyawan, S.T. selaku Kasi Pemerintahan Desa Wukirsari. 

 

"Terima kasih kepada bapak Sigit Alfianto dari Dinsos DIY yang telah meluangkan waktunya datang ke Wukirsari untuk mendampingi kegiatan Pelatihan Peliputan/Jurnalistik dan Pemetaan tentang Kebencanaan di Desa Wukirsari ini. Nantinya setelah adanya pelatihan ini semoga kami KSB dan Relawan Online bisa lebih sigap dalam menghadapi dan mengantisipasi sebelum maupun ketika bencana datang serta lebih mampu memberikan informasi secara cepat dan jelas", sambutan Lurah Desa Wukirsari. 

 

 

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial DIY, Bapak Sigit Alfianto, S.E., M.M. dalam sambutannya, "Saya sangat senang bisa kembali lagi ke Desa Wukirsari, sebelum acara ini, dulu saya sering ke Wukirsari dan yang membuat saya slalu ingin kembali lagi kesini adalah suasana yang terbangun di desa ini, baik alamnya, keramahan masyarakatnya, dan kearifan lokal yang sangat terasa disini. Bahkan saya salut dengan KSB disini, KSB (Kampung Siaga Bencana) Bima Sakti Wukirsari adalah KSB tertua di Kabupaten Bantul, saya mengenal Wukirsari sudah hampir 13 tahun dan semakin kesini ternyata sudah banyak perubahan dan semakin maju terlebih dari segi relawan kebencanaan itu sangatlah tangguh, solid dan slalu sigap menangani kebencanaan yang ada di Wukirsari. Itu terbukti sudah. Dengan adanya pelatihan terkait pemetaan dan jurnalistik kebencanaan yang nanti akan dipaparkan dari Mahasiswa Magister Manajemen Bencana UGM Yogyakarta yang sedang mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Wukirsari semoga ada ilmu dan informasi yang bisa dimanfaatkan teman teman relawan KSB dalam mengantisipasi adanya bencana. Dan di era milenial saat ini, kita harus pandai memanfaatkan teknologi informasi dengan sebaik-baiknya, termasuk dalam hal pemanfaatan penggunaan smartphone dan bijak dalam bersosial media".

 

 

Pelatihan ini dibagi di dua tempat dan dengan dua materi yang berbeda namun dalam waktu yang bersamaan. Pelatihan Jurnalistik Pengelolaan Sosial Media untuk Kebencanaan berada di Aula Balai Desa Wukirsari dengan pemateri Arum Widiastuty, S.Pd. lalu untuk Pelatihan Pemetaan dengan Menggunakan Smartphone berada di Joglo Desa Wukirsari dengan Pemateri Humam Zarodi, S.Si.

 

 

Bijak dalam menggunakan media sosial jangan sampai berita atau informasi yang kita sampaikan tidak benar atau _hoax_ adalah salah satu hal yang wajib diperhatikan oleh seorang jurnalis terlebih jurnalis terkait kebencanaan yang harus benar-benar memberikan informasi yang kredibilitasnya dapat dipertanggungjawabkan. 

Media sosial yang dapat digunakan secara sederhana untuk kebencanaan yaitu _sharing media_ yang dapat menyampaikan informasi secara _real time_ , contohnya _Facebook, Twitter, Instagram_ yang tentunya bisa membagikan dokumentasi, video dan gambar dan bisa disertai dengan teks sebagai keterangan. 

 

Terkait pemetaan wilayah kebencanaan dengan memanfaatkan _smartphone_ kita bisa menggunakan aplikasi _Open Cam/Timestamp Camera Free_ yang dapat diunduh di _PlayStore_ atau _AppStore_ . Untuk penggunaannya cukup sederhana dan siapa saja bisa mengaksesnya dengan _smartphone_ masing-masing, namun tidak cukup itu saja, aplikasi tersebut dalam penggunaannya juga harus disingkronkan dengan _Google Photos_ maupun _Google My Maps_ . 

Informasi atau laporan tentang kejadian di suatu wilayah nantinya dapat diperoleh secara cepat dan cukup jelas dengan adanya pemetaan ini. Baik dari jenis bencana, keterangan tempat, deskripsi, bahkan laporan tersebut dapat diakses di _Website_ Desa Wukirsari. 

Selain untuk kepentingan kebencanaan aplikasi tersebut juga bisa digunakan untuk memasarkan potensi potensi yang ada di Desa Wukirsari. 

 

 

Acara berakhir pada pukul 22.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama. 

Relawan Online Wukirsari, KSB Bima Sakti Wukirsari, Lurah Desa Wukirsari, Kasi Pemerintahan Desa Wukirsari serta dari Magister Manajemen Bencana UGM Yogyakarta. 

 

 

 

(N. Tria Wijaya)

Red : D.E. Oktamara

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Transparansi APBDes

Profil Desa Wukirsari